BAHASA

Advertise

Bagaimana Cara Kerjanya?

Dalam penjualan langsung, seorang distributor memperoleh komisi dengan merekomendasikan produk perusahaan kepada pelanggan. Mereka juga mendapatkan komisi saat distributor lain dalam jaringannya berhasil mereferensikan produk kepada orang lain. Produk dijual kepada pelanggan ritel, yang membeli produk tanpa memilih untuk menjajaki sisi bisnis penjualan langsung, dan juga kepada calon distributor, yang membeli produk dan juga memanfaatkan peluang bisnis yang ada.

Yang sesungguhnya membedakan bisnis penjualan langsung dengan industri ritel yang lebih tradisional adalah kemampuan seseorang untuk memulai bisnisnya sendiri, tanpa investasi besar dalam inventaris, ruang kantor yang mahal atau etalase toko, biaya awal yang menantang, atau pendidikan lebih dahulu dalam mengembangkan program bisnis. Lebih lanjut, pemasaran, pengemasan dan pengiklanan produk dan juga pelatihan bisnis bagi distributor ditangani langsung oleh perusahaan. Distributor dari perusahaan penjualan langsung dapat memusatkan perhatian semata-mata pada promosi berbagai produk perusahaan.

Selain itu, tidak ada kualifikasi khusus yang diperlukan untuk menjadi seorang penjual untuk bisnis penjualan langsung,karena perusahaan memberikan pelatihan untuk mengembangkan keahlian bisnis yang diperlukan, dan juga pendidikan pemasaran. Aspek pelatihan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peluang bisnis yang ditawarkan.

Distributor memiliki potensi bisnis yang sangat dapat dicapai yang menjadi satu-satunya komitmen kerja mereka, memungkinkan distributor untuk menjadi atasan atas diri mereka sendiri, mengundurkan diri dari pekerjaan yang tidak mereka nikmati, dan mencapai kebebasan keuangan dalam jangka waktu yang mereka buat sendiri.

Sistem bisnis : FLAT MARKETING*
Setiap Anda mereferensikan langsung (Direct) atau terjadi referensi di dalam Tim Anda (In - Direct) akan mendapat komisi US$42 / UNIT.

Keuntungan :
1) Income sama rata US$42/UNIT;
2) Kerja sama Tim (Income sama rata);
3) Passive Income;

*Bukan MLM;
(a) TIDAK ADA level
(b) TIDAK ADA persentase
(c) TIDAK ADA target
(d) TIDAK ADA tutup point
(e) TIDAK ADA belanja rutin setiap bulan.

0 komentar:

Poskan Komentar